Dampak Gempa Bumi di dua nusa bali dalam segi dunia komunikasi dan reshuflle kabinet dalam segi ekonomi

November 17, 2011

Jaringan Telkomsel Sempat Terganggu Setelah Gempa

Kamis, 13 Oktober 2011 16:28 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG – Jaringan Telkomsel yang mengalami gangguan akibat gempa bumi berkekuatan 6,8 Skala Richter (SR) yang mengguncang kawasan Nusa Dua Bali, Kamis (10/10), sudah kembali normal.

Corporate Communications PT Telekomunikasi Selular Wilayah Bali Nusa Tenggara, Pandu Maulana yang dikonfirmasi melalui telepon genggam terkait gangguan komunikasi akibat gempa mengatakan gangguan komunikasi hanya berlangsung selama sekitar sepuluh menit.

Dia menjelaskan, sesaat setelah terjadi gempa bumi, gangguan komunikasi terasa di wilayah Denpasar, Kuta, Nusa Dua dan Seminyak.

Trafik komunikasi sempat mengalami lonjakan hingga 40 persen dari trafik normal tetapi sepuluh menit setelah terjadinya gempa, jaringan Telkomsel sudah kembali berjalan normal dan coverage layanan tetap berfungsi dengan baik.

Pandu mengatakan, sebanyak 2.291 base transceiver station (BTS) yang ada di wilayah Bali Nusra kini telah mampu meng-cover lonjakan lalu lintas komunikasi.

Dia menambahkan, Telkomsel secara terus-menerus akan memantau perkembangan performansi jaringan dan memastikan layanan komunikasi dapat dinikmati dengan nyaman oleh setiap pengguna Telkomsel di wilayah Bali Nusra.

“Sesaat setelah terjadinya gempa berkekuatan 6,8 SR di Bali, gangguan komunikasi terasa di wilayah Denpasar, Kuta, Nusa Dua, dan Seminyak. Trafik komunikasi sempat mengalami lonjakan hingga 40 persen dari trafik normal tetapi saat ini jaringan Telkomsel sudah kembali berjalan normal,” kata Pandu Maulana.

Dia mengatakan, petugas akan terus memantau dan setiap masalah yang mengganggu komunikasi melalui jaringan telepon seluler ini bisa segera teratasi.
Gempa bumi berkekuatan 6,8 SR yang terjadi Kamis (10/10) melanda sebagian besar wilayah di Pulau Bali tetapi tidak berpotensi menimbulkan terjadinya gelombang tsunami.

Pusat gempa yang getarannya sampai ke berbagai daerah di luar Pulau Dewata itu berada pada 143 kilometer barat daya Nusa Dua, Bali.

Gempa tersebut berada di kedalaman 10 kilometer di bawah laut dengan posisi 9,89 derajat Lintang Selatan dan 114,53 derajat Bujur Timur.

 

Tantangan ekonomi pasca-reshuffle

 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah melaku kan reshuffle kabinet beberapa menteri dan wakil menteri. Meskipun diwarnai dengan kontroversi terhadap perubahan menteri dan penambahan wakil menteri serta sosok beberapa personelnya, masyarakat kini menunggu hasil kerja kabinet hasil reshuffle tersebut.

 

Pertama, masyarakat akan membandingkan dengan kinerja kementerian sebelumnya, kedua, hasil kinerja kabinet untuk mencapai tujuan kesejahteraan dan menghadapi tantangan, khususnya krisis global.

 

Dampak krisis ekonomi global telah membuat semua indeks pasar finansial dunia meradang mengikuti Wall Street. Volatilitas indeks pasar finansial tersebut menggambarkan ketidakpastian ekonomi AS dan Eropa yang menimbulkan respons kepanikan investor global.

 

Namun seiring dengan waktu, limpahan likuiditas pasar global akan terus mencari instrumen dan pasar yang lebih prospektif. Salah satunya adalah Bursa Efek Indonesia dan sebagian bursa di Asia lainnya.

 

Arus dana akan terus membanjiri Indonesia sepanjang pemuli han ekonomi AS dan Eropa masih belum menjanjikan bagi investor. Diprediksikan capital inflow akan masuk hingga 2014. Pilihan portofolio akan membuat IHSG kembali menguat bahkan berpotensi menciptakan risiko penggelembungan nilai aset (bubble).

 

Dana asing (capital inflow) dikhawatirkan akan masuk hanya pada saham-saham atau aset (saham) tertentu saja yang nilai pasarnya sudah jauh di atas nilai wajar (fundamentalnya).

 

Bagaimana cara mengatasi bubble? Perusahaan harus lebih didorong untuk masuk ke bursa untuk menambah suplai instrumen di pasar modal. Salah satu cara terbaik pemerintah adalah segera menyiapkan BUMN-BUMN yang memiliki prospek menjanjikan untuk go public atau IPO, terutama BUMN di sektor infrastruktur, logistik, dan keuangan.

 

Dengan menyiapkan IPO tersebut diharapkan dana asing terserap secara efisien dan efektif untuk pengembangan bisnis BUMN. Maka akan banyak proyek-proyek pemerintah yang dapat dikerjakan untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.

 

Namun, sejauh ini upaya Kementerian BUMN untuk IPO masih rendah, dalam 2 tahun terakhir hanya dua BUMN saja yang mampu melakukan IPO. Pemerintah tampak ragu untuk melanjutkan IPO dalam waktu dekat ini. Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Wakil Menteri BUMN Mahmuddin Yasin diharapkan akan punya keberanian dan strategi baru untuk mempersiapkan IPO beberapa BUMN potensial.

 

credit to:

Republika.co.id

putrarochim.blogspot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: