Godaan

September 15, 2009

Cahaya matahari menghangatkan wajahku hanya dalam mimpimu
Aku tahu kamu akan menantikan aku… itu sudah terlalu lama
Mata yang indah, kebohongan yang indah menumpulkan kesakitan
Mata yang indah, kebohongan yang indah… kamu sedang membunuhku
Aku akan menunggu bertahun-tahun untuk merasakan kamu lagi
Aku akan mati tanpamu… sudikah kamu cintaku?
Mata yang indah, kebohongan yang indah keluar dari mulutmu
Seperti kamu meneriakan namanya… kamu sedang membunuhku

Tangis melepas suara manismu saat aku cium kamu yang terakhir kali
… Yang terakhir kali…
Apakah kamu mengingat aku dan asmara indah kita?
Lihat mataku dan terus terang katakan padaku cinta kita usai!
Kenapa kamu harus kembali padaku?
Satu hari kamu akan bangun dan menyadari kesalahanmu

Es mengalir deras dalam pembuluh darahku saat aku bertatap muka dengan
Seseorang yang telah mencuri semuanya
Perasaan kasihan bukan satu pilihan

Di dalam cinta kita adalah satu, tidak dapat dipisahkan, dalam kesedihan, demikian kita hancur
Aku lihat matamu, Aku menyeka air matamu, Aku menunggumu…

Siapa yang kamu lihat dengan matamu yang tertutup?
Penyesalan akan calon pengantinmu
Selamat tinggal…

Apakah kamu mengingat aku dan asmara indah kita?
Lihat mataku dan terus terang katakan padaku cinta kita usai!
Kenapa kamu harus kembali padaku?
Satu hari kamu akan bangun dan menyadari kesalahanmu
Tangis melepas suara manismu saat aku melukiskan selamat jalanku sendiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: